Konnichiwa, Jepang

Konnichiwa, Jepang

Perjalanan diawali dengan email yang mengabarkan bahwa penerbangan Singapore Air yang kami gunakan untuk rute Jakarta-Singapore mengalami penjadwalan ulang, perkiraan kedatangannya dimundurkan. Sementara penerbangan selanjutnya connecting route Singapore-Narita, tetap dijadwalkan berangkat on schedule pada hari yang sama.

…due to operational reasons, the flight is estimated to arrive in Singapore on 14 Feb 2020, 10:45.

email masuk dari Singapore Air

Pukul 04:00 Email tersebut masuk pada hari H keberangkatan, dini hari, kami langsung menelpon Traveloka untuk menanyakan mengenai perubahan jadwal ini, namun pihak Traveloka belum memiliki jawaban pasti, akhirnya kami memutuskan untuk langsung ke airport mencari keterangan (however, this is SQ that we are talking about..)

Untunglah sesampainya di airport pihak Singapore Air sudah mempersiapkan segalanya, penerbangan kami dan penumpang lain yang menggunakan rute Jakarta-Singapore-Narita diganti menjadi direct flight dengan ANA Air langsung Jakarta-Narita. Good News! With No Transit We will arrive early at Japan!

Beres check-in dan mengurus perpindahan maskapai, kami masuk ruang tunggu untuk sarapan dengan teh hangat dan kopi, si Kecil yang masih ngantuk menikmati ice aged di layar kaca.

Semakin ia bertumbuh semakin sedikit perintilan dan mainan yang kami bawa, sekarang kertas dan crayon/ pensil warna sudah cukup buat menerbangkan idenya kemana-mana. Kalau bosan paling ngobrol atau utak-atik barang di sekitar.

And here we go..! eight hours trough China Sea..!

Ueno

Jepang bulan Februari akhir musim dingin, rencana kami akan menginap di Ueno sebelum melanjutkan perjalanan ke kota-kota lain. Sejak pertama mengunjungi negeri matahari terbit kami jatuh cinta dengan kota ini, “efisien” mungkin itu yang membuat Ueno menyenangkan untuk titik awal perjalanan dan basecamp. Mengapa Ueno?

  • Akses langsung dari Bandara Narita dengan Keisei Skyliner (2250 JPY) ke Ueno Station.
  • Ueno Station, Ueno Park, Ueno Zoo, Ameyoko Market dan Tokyo National Museum dan National Museum of Nature and Science. terletak berdekatan dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki.
  • Ameyoko Market, pasar segala ada mulai dari baju, tas, sepatu, barang elektronik, berbagai pilihan oleh-oleh, halal street food, sampai buah-buahan, dapat memenuhi segala hasrat duniawi kalian.
  • Ueno Park yang indah dan satu lingkungan dengan Ueno Zoo dapat dinikmati seharian sambil bersantai dan menikmati berbagai event yang ada.
  • Ada tempat favorit si Kecil, Yamashiroya Toy Store! Toko mainan tujuh lantai yang seluruhnya berisi berbagai jenis mainan, bahkan mainan yang mungkin tidak terbayangkan sebelumnya ada di sini.. (well, this is also me and my wife’s favourite place tho’ hehehe…).

Tiba di Ueno sore menjelang malam, hujan gerimis, suhu sekitar 15’C, kami langsung menuju penginapan. Selesai cek in saya pergi ke Ameyoko Market untuk membeli Nasi (200 JPY) dan Ayam Karage (200 JPY) di Chicken Man. Ah, rasanya ini nasi ayam halal dengan karage yang paling enak di sini.

auliyarahman.com
Chicken Man dan Oskar Kebab, halal food di Ameyoko

Bangun pagi, udara sejuk suhu sekitar 12′, kami bersiap untuk rencana perjalanan hari ini :

  • Menikmati Ueno Park sembari foto-foto
  • National Museum of Nature and Science
  • Berkeliling Ameyoko Market

Walking around at Ueno Station and Ueno Park

Dalam perjalanan menuju Ueno Park, penasaran kami naik ke bagian atas Ueno Station, ternyata pemandangannya menarik juga di sini. Sepertinya kalau nanti mau serius motret-motret bisa ekplorasi lebih jauh di sini

auliyarahman.com
Morning at the top of Ueno Station, He is dancing.

Ueno Park di pagi hari memang tak pernah mengecewakan. Udara sejuk di taman, siapa yang tak suka? Bonus, kami menemukan beberapa pohon sakura yang sudah bermekaran dan Street Performer yang sedang beraksi.

auliyarahman.com
Dipotokan oleh Hideki-San, Sakura di akhir musim dingin
auliyarahman.com
Street Performer di Ueno Park

Terpesona National Museum of Nature and Science

Perjalanan berlanjut ke museum. Mendengar namanya, saya pikir museum ini bakal berat dan memusingkan. But, look at the logo! Museum kok logonya demikian kekinian dan simple begini. Ah, sepertinya ini akan menjadi kunjungan yang menarik.

Benar saja, museum ini dikenal dengan nama lokalnya “Kahaku dan merupakan museum nasional ilmu pengetahuan terbesar di Jepang yang terbagi menjadi dua bagian besar, Galeri Global dan Galeri Jepang (konten utamanya mengenai kepulauan Jepang dan keadaan alam Jepang). Kami berputar mengelilingi Galeri Global selama setengah hari, dan rasanya belum cukup.

Awal memasuki Global Gallery kita disambut dengan display besar yang menampilkan perkembangan bumi dan makhluk hidup di dalamnya dari awal terbentuknya bumi hingga zaman sekarang. Kita juga bisa melihat alat -alat berburu hingga alat yang digunakan masa Revolusi Industri.

Ruang berikutnya dipamerkan struktur dan ekologi makhluk hidup. Ada beragam spesimen dan makhluk hidup yang diawetkan seperti mikroorganisme, serangga, mamalia, burung, hingga tumbuhan. Mau melihat kutu terus di zoom dengan mikroskop elektronik? Ada. Mau melihat usus paus? Ada.

Bisa melihat secara langsung, menyentuh, dan merasakan benda pameran dari jarak dekat adalah daya tarik tersendiri yang dimiliki National Museum of Nature and Science. Menyenangkan…! Itu yang kami rasakan setelah berkeliling Global Gallery di museum ini, next time semoga bisa berkeliling Japan Gallery.

Perut lapar setelah berkeliling mempelajari flora dan fauna di museum, saatnya makan. Ms. Wife ingin mencoba warung kebab turki baru Aslan Kebab, yang kemarin dilewati di Ameyoko Market, pemiliknya masih berkerabat dengan crew Oskar Kebab, yang biasanya menjadi tujuan utama kalau kami mau makan kebab di Ameyoko. Aslan Kebab enak, they have different style of meat, it’s crisp and tasty.

Selesai makan, kami berkeliling di seputaran Ameyoko, sambil membeli sate buah melon dan strawberry. Menjelang sore si Kecil mulai ngantuk, kami kembali ke hotel untuk beristirahat. Malamnya kami tidak kemana-mana karna hujan dan suhu di luar turun hingga 10′, saya keluar sebentar untuk membeli nasi yang kemudian dihangatkan di microwave hotel untukk dinner. Beres makan kami berkemas karna besok perjalanan akan berlanjut ke Sapporo.

Selanjutnya catatan perjalanan kami menuju Sapporo! Oh ! Here is our Ueno Video Trip, Enjoy!